Halaman

Sabtu, 28 Mei 2011

Mau mengambil pelajaran &diingatkan oleh orang yang lebih muda

 Ketika Umar bin Abdul Aziz
selesai menguburkan sepupunya,
Sulaiman bin Abdul Malik (Amirul
Mukminin yang menjabat
sebelum dirinya), dia masuk ke
kamar tidurnya untuk beristirahat sebentar. Akan
tetapi dia mendengar suara
ketukan pintu. Setelah dia tahu
bahwa anaknya, AbdulMalik,
meminta izin untuk masuk, maka
ia mengizinkannya. Sesudah mengucapkan salam si anak
berkata, “ Wahai Amirul Mukminin, apa yang ingin kau
kerjakan?” “ Aku akan tidur sebentar,” kata Umar
“ Engkau tidur siang dan tidak mencegah kezaliman dari
pelakunya,” kata anak itu. “ Wahai anakkku, sesungguhnya aku berjaga tadi malam untuk
mengurus pamanmu Sulaiman,
setelah aku shalat Zhuhur nanti
aku akan kembali mencegah
kezaliman dari pelakunya,” kata Umar. Si anak kemudian berkata
kepada bapaknya, “ Saya tidak tahu pasti apakah engkau tetap
hidup sampai Zhuhur nanti,
berdirilah sekarang wahai amirul
mukminin, tolaklah kezaliman
dari pelakunya pertama kali.” Umar bin Abdul Aziz berkata,
“ Mendekatlah kepadaku wahai anakku.” Si anak lalu mendekat, Umar
kemudian mencium keningnya
seraya berkata, “ Segala puji milik Allah yang telah menjadikan
dari tulang sulbiku orang yang
membantuku dalam urusan
agamaku.” Kekuasaan Khalifah Umar bin Abdul Aziz hanya berusia tiga puluh bulan, tetapi kekuasaannya yang singkat itu bagi Allah Ta’ ala bernilai lebih dari tiga puluh abad. Beliau meninggalkan dunia fana ini dalam usia muda, yakni pada usia empat puluh tahun.
Pada zaman pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, pasukan kaum muslimin sudah mencapai pintu kota Paris di sebelah barat dan negeri Cina di sebelah timur. Pada waktu itu kekuasaan pemerintahan di Portugal dan Spanyol berada di bawah kekuasaannya. Indahnya akhlaq beliau, semoga kelak akan muncul pemimpn di Indonesia seperti beliau.. atau mungkin kelak pemimpin itu adalah anda?:)

By : Muhammad Budi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar